Bismillahirrahmanirrahim..
1. Lesson from a niece
Che' sue (me): Shebie, (twin niece, 20 months old) ambik botol susu tu. Che sue nak basuh
Kakak (kakak shebie) : Che Sue, cakapla please bila minta adik ambikkan botol susu tu..
Che Sue: (Gulp... ), tq kakak..please, shebbie :)
Kakak is only 6 and I am proud of her..
Malu sebab kene tegur dengan anak sedara sendiri, tapi gembira :)
Monday, July 26, 2010
Monday, June 28, 2010
Subhanallah..
Bismillahirrahmanirrahim...
these are awesome and gorgeous..
and i really2 miss to draw and colouring back..
these are awesome and gorgeous..
and i really2 miss to draw and colouring back..
Monday, June 14, 2010
silver anniversary ..
Bismillahirrahmanirrahim...
Happy birthday Itnay :)..
Tuhan,
Sebagaimana Engkau menghidupkan aku dalam nikmat Islam
Kau teruskanlah sisa kehidupan yang masih berbaki ini di dalam nikmat Islam
tetap terus mengabdikan diri kepadaMu
Dan matikanlah aku di dalam Islam dan iman
Matikanlah aku sebagai syuhada' yang berjuang untuk agamaMu
Buat ma dan abah, along, kakngah dan kakchik
Terima kasih atas segalanya
Atas pengorbanan dan kesabaran melayan kerenah adik
Semoga Allah mengeratkan lagi kasih sayang antara kita
Hingga kekal ke syurga
Tuhan,
Terima kasih atas segalanya..
Happy birthday Itnay :)..
Tuhan,
Sebagaimana Engkau menghidupkan aku dalam nikmat Islam
Kau teruskanlah sisa kehidupan yang masih berbaki ini di dalam nikmat Islam
tetap terus mengabdikan diri kepadaMu
Dan matikanlah aku di dalam Islam dan iman
Matikanlah aku sebagai syuhada' yang berjuang untuk agamaMu
Buat ma dan abah, along, kakngah dan kakchik
Terima kasih atas segalanya
Atas pengorbanan dan kesabaran melayan kerenah adik
Semoga Allah mengeratkan lagi kasih sayang antara kita
Hingga kekal ke syurga
Tuhan,
Terima kasih atas segalanya..
Tuesday, June 1, 2010
Palestine..
Bismillahirrahmanirrahim....
Palestine, bukan isu yang baru..sudah beratus - ratus tahun saudara kita merasa sakit dan pedih, mengorbankan jiwa dan segala yang mereka ada demi mempertahankan maruah agama, mereka tak pernah lari atau mengalah..Mereka bermandi darah mempertahankan aqidah dan tanah air Islam, tapi kita? Apakah yang sudah kita lakukan?
Kita, kita pun kena jadi seperti mereka, jangan hanya hari ni benci dan bangkit menentang zionis laknatullah. Jangan hanya hari ini ingat dan bersuara untuk Palestine, INgatlah mereka, dalam setiap nadi dan nafas kehidupan kerana mereka saudara kita.
Berdemonstrasi, memprotes, rundingan dan memorandum insyaallah akan ada hasilnya, tapi bukanlah penyelesaian yang hakiki..Hari ini kita melaungkan slogan, memprotes keganasan di Palestine, esok kita ikut telunjuk Yahudi laknatullah itu, esok kita menyumbangkan peluru untuk membunuh saudara saudara kita di Palestine. Esok kita lupa. Ah, Hipokrit semuanya.
Islam, wahyu yang di turunkan Allah kepada MUhammad rasul teragung, itulah penyelesaian yang sebenarnya. Tegakkanlah deen itu dalam dirimu, keluargamu, masyarakatmu, kerajaan dan negaramu pada setiap masa dan ketika, dalam segenap kehidupan. BUkan hanya memilih yang apa kamu suka dan yang sesuai dengan hidup.

"Each riyal, dirham …etc. used to buy their goods eventually becomes bullets to be fired at the hearts of brothers and children in Palestine. For this reason, it is an obligation not to help them (the enemies of Islam) by buying their goods. To buy their goods is to support tyranny, oppression and aggression."
Shaykh Yusuf Al Qaradawi (Egypt / Qatar)
Palestine, bukan isu yang baru..sudah beratus - ratus tahun saudara kita merasa sakit dan pedih, mengorbankan jiwa dan segala yang mereka ada demi mempertahankan maruah agama, mereka tak pernah lari atau mengalah..Mereka bermandi darah mempertahankan aqidah dan tanah air Islam, tapi kita? Apakah yang sudah kita lakukan?
Kita, kita pun kena jadi seperti mereka, jangan hanya hari ni benci dan bangkit menentang zionis laknatullah. Jangan hanya hari ini ingat dan bersuara untuk Palestine, INgatlah mereka, dalam setiap nadi dan nafas kehidupan kerana mereka saudara kita.
Berdemonstrasi, memprotes, rundingan dan memorandum insyaallah akan ada hasilnya, tapi bukanlah penyelesaian yang hakiki..Hari ini kita melaungkan slogan, memprotes keganasan di Palestine, esok kita ikut telunjuk Yahudi laknatullah itu, esok kita menyumbangkan peluru untuk membunuh saudara saudara kita di Palestine. Esok kita lupa. Ah, Hipokrit semuanya.
Islam, wahyu yang di turunkan Allah kepada MUhammad rasul teragung, itulah penyelesaian yang sebenarnya. Tegakkanlah deen itu dalam dirimu, keluargamu, masyarakatmu, kerajaan dan negaramu pada setiap masa dan ketika, dalam segenap kehidupan. BUkan hanya memilih yang apa kamu suka dan yang sesuai dengan hidup.

"Each riyal, dirham …etc. used to buy their goods eventually becomes bullets to be fired at the hearts of brothers and children in Palestine. For this reason, it is an obligation not to help them (the enemies of Islam) by buying their goods. To buy their goods is to support tyranny, oppression and aggression."
Shaykh Yusuf Al Qaradawi (Egypt / Qatar)
Sunday, May 9, 2010
2 most favourite poems..
1. If
If you can keep your head when all about you
Are losing theirs and blaming it on you,
If you can trust yourself when all men doubt you
But make allowance for their doubting too,
If you can wait and not be tired by waiting,
Or being lied about, don’t deal in lies,
Or being hated, don’t give way to hating,
And yet don’t look too good, nor talk too wise:
If you can dream–and not make dreams your master,
If you can think–and not make thoughts your aim;
If you can meet with Triumph and Disaster
And treat those two impostors just the same;
If you can bear to hear the truth you’ve spoken
Twisted by knaves to make a trap for fools,
Or watch the things you gave your life to, broken,
And stoop and build ‘em up with worn-out tools:
If you can make one heap of all your winnings
And risk it all on one turn of pitch-and-toss,
And lose, and start again at your beginnings
And never breath a word about your loss;
If you can force your heart and nerve and sinew
To serve your turn long after they are gone,
And so hold on when there is nothing in you
Except the Will which says to them: “Hold on!”
If you can talk with crowds and keep your virtue,
Or walk with kings–nor lose the common touch,
If neither foes nor loving friends can hurt you;
If all men count with you, but none too much,
If you can fill the unforgiving minute
With sixty seconds’ worth of distance run,
Yours is the Earth and everything that’s in it,
And–which is more–you’ll be a Man, my son!
–Rudyard Kipling
2. The road not taken
TWO roads diverged in a yellow wood,
And sorry I could not travel both
And be one traveler, long I stood
And looked down one as far as I could
To where it bent in the undergrowth; 5
Then took the other, as just as fair,
And having perhaps the better claim,
Because it was grassy and wanted wear;
Though as for that the passing there
Had worn them really about the same, 10
And both that morning equally lay
In leaves no step had trodden black.
Oh, I kept the first for another day!
Yet knowing how way leads on to way,
I doubted if I should ever come back. 15
I shall be telling this with a sigh
Somewhere ages and ages hence:
Two roads diverged in a wood, and I—
I took the one less traveled by,
And that has made all the difference.
- Robert Frost (1874–1963). Mountain Interval. 1920.
If you can keep your head when all about you
Are losing theirs and blaming it on you,
If you can trust yourself when all men doubt you
But make allowance for their doubting too,
If you can wait and not be tired by waiting,
Or being lied about, don’t deal in lies,
Or being hated, don’t give way to hating,
And yet don’t look too good, nor talk too wise:
If you can dream–and not make dreams your master,
If you can think–and not make thoughts your aim;
If you can meet with Triumph and Disaster
And treat those two impostors just the same;
If you can bear to hear the truth you’ve spoken
Twisted by knaves to make a trap for fools,
Or watch the things you gave your life to, broken,
And stoop and build ‘em up with worn-out tools:
If you can make one heap of all your winnings
And risk it all on one turn of pitch-and-toss,
And lose, and start again at your beginnings
And never breath a word about your loss;
If you can force your heart and nerve and sinew
To serve your turn long after they are gone,
And so hold on when there is nothing in you
Except the Will which says to them: “Hold on!”
If you can talk with crowds and keep your virtue,
Or walk with kings–nor lose the common touch,
If neither foes nor loving friends can hurt you;
If all men count with you, but none too much,
If you can fill the unforgiving minute
With sixty seconds’ worth of distance run,
Yours is the Earth and everything that’s in it,
And–which is more–you’ll be a Man, my son!
–Rudyard Kipling
2. The road not taken
TWO roads diverged in a yellow wood,
And sorry I could not travel both
And be one traveler, long I stood
And looked down one as far as I could
To where it bent in the undergrowth; 5
Then took the other, as just as fair,
And having perhaps the better claim,
Because it was grassy and wanted wear;
Though as for that the passing there
Had worn them really about the same, 10
And both that morning equally lay
In leaves no step had trodden black.
Oh, I kept the first for another day!
Yet knowing how way leads on to way,
I doubted if I should ever come back. 15
I shall be telling this with a sigh
Somewhere ages and ages hence:
Two roads diverged in a wood, and I—
I took the one less traveled by,
And that has made all the difference.
- Robert Frost (1874–1963). Mountain Interval. 1920.
Doa dan usaha
Bismillahirrahmanirrahim
Kita sering berdoa, minta itu dan ini daripada Allah. Kadang - kadang kita minta dengan hambaNya. Takpun kita berangan - angan dan berharap - harap agar Allah kurniakan segala bentuk kemahuan kita..
Ramai orang selalu pesan, nak apa - apa mintak dengan ALlah. DOA! Tapi cukupkah dengan hanya berdoa...
Doa perlu berkadar terus dengan usaha
Ya, berkadar terus. Banyak doa yang di pohon, usaha pun kene bergandalah
Kita doa kepada Allah, doa supaya diberikan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat, doa di tempatkan di syurga ALlah, tapi mampukah kita untuk meraih syurga Allah seandainya perintah Allah kita tinggalkan, larangan Allah kita lakukan?
Seorang pelajar berdoa kepada Allah supaya mendapat keputusan yang cemerlang dalam peperiksaan, berdoa diberikan 1st class honours. Adakah Allah akan mengurniakan kejayaan itu hanya dengan kita berdoa, tapi belajar hanya ala kadar, banyak masa diluangkan untuk berFB atau PS?
Doa Rabithah, Doa para pejuang
Doa yang cukup indah. Doa yang sering kita ungkapkan. Di akhir doa rabithah kita menyebut " Tuhan, seandainya Engkau mentakdirkan mati, maka matikanlah pemilik hati ini sebagai para syuhada' yang berjuang di jalanMu"
tapi, layakkah kita untuk bergelar syuhada' andai diri takut dan masih beralasan untuk berjihad dan berkorban di jalanNYa,
Masih merasakan diri tidak layak, kadang - kadang merasa malas serta takut hidup akan susah
Layakkah kita ?
Setiap di antara kita mendoakan agar kita mati dalam kemuliaan.
Kita doa agar kita di tempatkan dalam syurga bersama para nabi dan rasul
Agar kita dapat menatap wajah Ya Rabb di akhirat kelak,
tapi layakkah kita untuk mendapatkan semua itu?
Tak malukah kita..
Hidup dengan meminta - minta, tapi memberi dan berusaha tidak sebanyak mana..
"ganjaranmu tergantung kadar lelahmu" (hadith riwayat Muslim dan Aisyah r.a)
Kita sering berdoa, minta itu dan ini daripada Allah. Kadang - kadang kita minta dengan hambaNya. Takpun kita berangan - angan dan berharap - harap agar Allah kurniakan segala bentuk kemahuan kita..
Ramai orang selalu pesan, nak apa - apa mintak dengan ALlah. DOA! Tapi cukupkah dengan hanya berdoa...
Doa perlu berkadar terus dengan usaha
Ya, berkadar terus. Banyak doa yang di pohon, usaha pun kene bergandalah
Kita doa kepada Allah, doa supaya diberikan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat, doa di tempatkan di syurga ALlah, tapi mampukah kita untuk meraih syurga Allah seandainya perintah Allah kita tinggalkan, larangan Allah kita lakukan?
Seorang pelajar berdoa kepada Allah supaya mendapat keputusan yang cemerlang dalam peperiksaan, berdoa diberikan 1st class honours. Adakah Allah akan mengurniakan kejayaan itu hanya dengan kita berdoa, tapi belajar hanya ala kadar, banyak masa diluangkan untuk berFB atau PS?
Doa Rabithah, Doa para pejuang
Doa yang cukup indah. Doa yang sering kita ungkapkan. Di akhir doa rabithah kita menyebut " Tuhan, seandainya Engkau mentakdirkan mati, maka matikanlah pemilik hati ini sebagai para syuhada' yang berjuang di jalanMu"
tapi, layakkah kita untuk bergelar syuhada' andai diri takut dan masih beralasan untuk berjihad dan berkorban di jalanNYa,
Masih merasakan diri tidak layak, kadang - kadang merasa malas serta takut hidup akan susah
Layakkah kita ?
Setiap di antara kita mendoakan agar kita mati dalam kemuliaan.
Kita doa agar kita di tempatkan dalam syurga bersama para nabi dan rasul
Agar kita dapat menatap wajah Ya Rabb di akhirat kelak,
tapi layakkah kita untuk mendapatkan semua itu?
Tak malukah kita..
Hidup dengan meminta - minta, tapi memberi dan berusaha tidak sebanyak mana..
"ganjaranmu tergantung kadar lelahmu" (hadith riwayat Muslim dan Aisyah r.a)
I believe in blessing..
Bismillahirrahmanirrahim...
Hidup biarpun kaya dan mewah
Andai rezeki bukan dari jalan yang halal
Tidak dibelanjakan di jalanNya
Harta yang menggunung itu takkan bisa memberikan bahagia
Takkan bisa memberikan ketenangan dalam hidup
Buatmu dan diriku yang seorang anak
Sungguh redha Allah itu
Letaknya pada redha kedua ibu bapa
Syurga itu di bawah tapak kaki ibumu
Lantaran itu
Mana mungkin hati mereka bisa kita sakiti
Mana mungkin segala pengorbanan mereka kita lupakan
Doa mereka menerangi perjalanan hidupmu
Sayangilah mereka
Titiplah doa buat mereka
Seandainya ingin kau titiskan air matamu
Untuk merekalah tangisan itu harus kau titiskan
Merekalah yang paling berhak dan layak untuk itu
Setelah Allah dan rasul
Keberkatan hidup
Keberkatan masa
Keberkatan harta dan wang ringgit
keberkatan setiap saat dan setiap nafas ini
Adalah penentu kejayaan hidupmu
Bukan hanya kejayaan di dunia yang dikejar ramai manusia
Tapi kejayaan di akhirat sana yang sering kita lupakan
Hidup yang kekal abadi..
Lakukanlah kebaikan
hatta segala kebaikan
Namun,
Apakah semua itu bisa menyelamatkan kita tanpa menyembah Tuhan yang Esa?
Carilah redha Allah dalam setiap nafas kehidupan
Biarpun jalannaya tak semudah dan tak seindah jalan yang lain
Tapi,
Jalan itulah yang membawa kita ke syurga Illahi
Insyaallah...
Hidup biarpun kaya dan mewah
Andai rezeki bukan dari jalan yang halal
Tidak dibelanjakan di jalanNya
Harta yang menggunung itu takkan bisa memberikan bahagia
Takkan bisa memberikan ketenangan dalam hidup
Buatmu dan diriku yang seorang anak
Sungguh redha Allah itu
Letaknya pada redha kedua ibu bapa
Syurga itu di bawah tapak kaki ibumu
Lantaran itu
Mana mungkin hati mereka bisa kita sakiti
Mana mungkin segala pengorbanan mereka kita lupakan
Doa mereka menerangi perjalanan hidupmu
Sayangilah mereka
Titiplah doa buat mereka
Seandainya ingin kau titiskan air matamu
Untuk merekalah tangisan itu harus kau titiskan
Merekalah yang paling berhak dan layak untuk itu
Setelah Allah dan rasul
Keberkatan hidup
Keberkatan masa
Keberkatan harta dan wang ringgit
keberkatan setiap saat dan setiap nafas ini
Adalah penentu kejayaan hidupmu
Bukan hanya kejayaan di dunia yang dikejar ramai manusia
Tapi kejayaan di akhirat sana yang sering kita lupakan
Hidup yang kekal abadi..
Lakukanlah kebaikan
hatta segala kebaikan
Namun,
Apakah semua itu bisa menyelamatkan kita tanpa menyembah Tuhan yang Esa?
Carilah redha Allah dalam setiap nafas kehidupan
Biarpun jalannaya tak semudah dan tak seindah jalan yang lain
Tapi,
Jalan itulah yang membawa kita ke syurga Illahi
Insyaallah...
Subscribe to:
Posts (Atom)